Home > Nasehat > Target Operasi Iblis dan Sekutunya
Target operasi dan jerat iblis

Target Operasi Iblis dan Sekutunya

Perseteruan Iblis dengan Adam menuai murka dari Allah, Iblis lupa dengan siapa yang memerintahkan atasnya untuk sujud penghormatan kepada Adam. Sementara semua malaikat tunduk, Iblis menentang perintah Tuhannya (Allah) dan tergolong makhluk yang sesat. Bukannya bertaubat, Iblis justru mengikrarkan diri dan bersumpah untuk menjadi musuh Adam dan keturunannya, yaitu manusia.

Iblis berkata: “Karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, niscaya sungguh aku akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka berstukur (tho’at).” (surat Al-A’rof 16-17)

Perseteruan Iblis dan Manusia

Semenjak Iblis berhasil menggoda Adam dan Hawa sebagai cikal bakal manusia dan semenjak  Adam dan Hawa diterima taubatnya oleh Allah dari kesalahan memakan buah khuldi, peemusuhan Iblis dan semua tentaranya terhadap manusia semakin menjadi-jadi. Apalagi setelah dia menyadari bahwa dirinya telah dilaknat, maka dengan kesungguhannya bersumpah untuk menjadikan anak turun Adam mendapat bagian yang sama yaitu sama-sama mendapat laknat dari Allah.

Iblis berkata: “Ya Tuhanku, ileh sebab Engkau telah memutuskan aku sesat, niscaya sungguh aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di mika bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hambaMu yang dimurnikan diantara mereka.” (surat Al-Ahzab 39-40)

Sumpah Iblis

Sumpah Iblis itu menjadi kenyataan sejak Nabi Adam dan Istrinya Hawa sampai sekarang bahkan sampai akhir zaman, Iblis terus berusaha merusak dan menyesatkan manusia. Iblis menggoda dan menyesatkan manusia dengan tirik strategi yang canggih dan menghiasi amalan-amalan yang jelek kelihatan baik, amalan-amalan yang keji keluhatan terpuji, perbuatan-perbuatan sesat kelihatan lezat dan nikmat sehingga banyak orang terpikat, padahal di balik semua itu sebenarnya adalah azab dan laknat. Oleh karena itu perhatikan peringatan-peringatan Alllah, seperti:

Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagi kalian, maka anggaplah ia musuh (kalian), kareba sesungguhnya syetan-syetan itu hanya mengajak golongan supaya mereka menjadi pebghuni neraka yang nenyala-nyala. (surat Fatir 6)

Dan janganlah kalian mengikuti labgkah-langlah syetan. Sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagi kalian. (surat Al-An’am 142)

Jeratan Iblis atas Manusia

Dengan jutaan pengalaman selama beribu-ribu tahun menggoda anak Adam, tentu saja Iblis semakin profesional mencari kelemahan manusia, sehingga hampir-hampir aetiap manusia sulut untuk melepaskan diri dari jeratan tipu daya Iblis. Dari berbagai macam bentuk pelanggaran dan dosa, perbuatan zina yang mengakibatkan dosa paling besar sesudah syirik dan beresiko paling berat baik didunia maupun diakhirat. Maka inilah yang menjadi target bagi Iblis agar orang-orang iman terjebak dalam perzinaan. Iblis bahkan melakukan sayembara kepada bala tentaranya seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh Jawajir;

Sesungguhnya Iblis menyebar tentara-tentaranya di bumi dan berkata, “Siapa saja diantara kalian yang menyesatkan orang Islam, maka aku berikan mahkota di atas kepalanya.” Tentara Iblis yang paling beaar merusak orang Islam maka dialah yang paling dekat dengan tempat duduknya disisi Iblis. Kemudian datanglah kepada Iblis salah satu sari tentaranya dan berkata, “Saya tidak henti-hentinya (menyesatkan) si fulan hingga si fulan mencerai istrinya.” Kemudian datang lagi tentara Iblis yang lain dan berkata, “Aku tidak henti-hentinya (menyesatkan) si fulan hingga si fulan hingga aku memasukkan rasa permusuhan antara dia dengan saudaranya.” Kemudian datang lagi tentara Iblis yang lain dan berkata, “Aku tidak henti-hentinya (menyesatkan) si fulan hingga si fulan hingga berbuat zina.” Iblis berkata, “Itulah sebaik-baiknya yang kamu lakukan.” Maka Iblis mendekatkan tentaranya tersebut kepada dirinya dan membeei mahkota di atas kepalanya.

Iblis Menggagalkan Iman Manusia

Pantaslah kiranya bahwa pelanggaran had/zina menjadi salah satu target keberhasilan Iblis dan bala tentaranya untuk menghancurkan manusia dan menggagalkan surganya orang iman, aebab jika tidak ada suatu akibat sari perbuatan dosa yang seberat dan sesempurna akibat perbuatan zina. Dengan berbuat zina seseorang akan kegilangan segala-galanya, didunianya terhina dan di akhiratnya tersiksa. Maka Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wassalam nenetapkan bahwa dosa zina adalah setingkat di bawah dosanya menyekutukan Allah.

Disebutkan dalam hadits;

Tidak ada dosa yang paling besar sesudah syirik di sisi Allah daripada seorang laki-laki yang meletakkan spermanya di dalam rahim yang tidak halal baginya.” (riwayat Abi Dunya dari Hisyam bin Malik)

Hati-hati tipudaya dan jeratan Iblis laknat jahanam

Baca Juga

Kajian Hadits Bukhori

Jangan Remehkan Dosa Kecil

Fakta Pondok Pesantren

Menjalin Tali Silaturrohim dengan “Prol Tape” Jajanan Khas Kota Jember

Guru: Menanamkan Kefahaman dan Menjadi Teladan bagi Murid

Berpikir positip mengajarkan kita percaya diri

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*