Home > Jember > Pengajian Umum PC LDII Pakusari Bersama Muspika Kecamatan Pakusari
Pengajian Umum LDII di PC Pakusari

ldii-pc-pakusari-04

Pengajian umum rutin yang dilaksanakan PC LDII Pakusari di Masjid “Sirotol Mustakim” desa Jatian pada hari Minggu, 12 Februari 2017 dihadiri muspika Kecamatan Pakusari. Ketua PC LDII Pakusari, Sugiyono menyambut hangat kedatangan Camat, Kapolsek, Danramil dan Kepala Desa Jatian yang hadir dalam pengajian umum yang digelar oleh LDII Pakusari. Selain muspika Kecamatan Pakusari, hadir juga beberapa takmir masjid, tokoh masyarakat. Warga LDII PC Pakusari merasa bangga dapat berkontribusi dalam membina kerukunan umat beragama, terbukti warga masyarakat di wilayah Pakusari dalam keadaam aman tertib dan hidup rukun semua. Melalui arahan dan bimbingan segenap ulama dan tokoh masyarakat dan pemerintah saling silaturrohim menjaga ketertiban yang terus berkesinambungan dalam merajut bingkai NKRI harga mati. Dalam kesempatan ini, lanjut Sugiyono meminta kepada pemerintah melalui muspika Kecamatan ldii-pc-pakusari-05Pakusari untuk memberikan arahan dan penjelasan terkait maraknya pemberitaan di media masa, media sosial maupun media televisi yang semakin panas yang walaupun jauh imbasnya tetap didengar oleh kami yang ada di desa. Kami warga LDII akan senantiasa mengikuti arahan dan petunjuk dari segenap ulama dan pemerintah yang baik serta berkomitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Senada dengan yang disampaikan Sugiyono, ketua DPD LDII Kabupaten Jember, Sunardi secara singkat memberikan apresiasi atas kerukunan ummat yang ada di Kecamatan Pakusari. Sunardi menyambut baik untuk terus meningkatkan kerukunan dan keamanan bersama ulama, ummat dan kepemimpinan dimulai dari tingkat yang lebih bawah demi tegaknya NKRI yang dicita-citakan.

ldii-pc-pakusari-01Camat Pakusari : Mochamamd Suryadi
Segenap umat Islam diajak untuk tidak termakan pada isu-isu yang tidak jelas sumbernya dan kebenarannya. Camat menghimbau kepada warganya untuk dekat dengan muspika dengan bertanya dan mencari kejelasan kepada kepolisian, koramil atau kecamatan. Lebih baik kita menjaga lingkungan dan wilayah kita sendiri, tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta yang sedang bergejolak pemilukada. Camat juga mengajak kepada warganya di wilayah Kecamatan Pakusari termasuk LDII PC Pakusari dalam pengajian umum untuk bersama menjalin kerukunan dan menjaga kamtibmas dengan menggalakan ronda malam. M. Suryadi sebelumnya menjabat sebagai kepala Satpol PP dan melalui perintah bupati, Faida baru 1 bulan lebih sedikit menjabat sebagai camat Pakusari. Suryadi mengaku tidak asing dan sangat dekat dengan LDII. Suryadi sudah beberapa kali bersilaturrohim dengan LDII yang ada di Andongsari, Ambulu dan mengaku baru bisa bertemu warga LDII dalam pengajian umum ini. Beliau juga dekat dengan warga LDII melalui sekertaris DPD LDII, Ahmad Malik Afendi dari Ambulu. Untuk membangun keutuhan NKRI, Suryadi menyambut baik peran dari semua ulama, ummat dan segenap tokoh masyarakat untuk senantiasa menjalin kerukunan dan keamanan. Tugas dari pejabat-pejabat pemangku kebijakan di wilayah, Suryadi bersama-sama dengan kapolsek dan danramil akan senantiasa menjaga wilayahnya dan berusaha memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dalam pengajian umum itu, Suryadi mengingatkan jangan sampai hanya permasalahan kecil bisa menjadi perselisihan yang besar, dicontohkannya masalah batas tanah yang hanya satu meter mengakibatkan perselisihan tidak rukun antar tetangga bahkan keluarga. Maklum wilayah pakusari penduduknya adalah bertani dan berkebun. Dalam pengajian umum, Suryadi mengingatkan daripada perselisihan batas tanah yang hanya satu meter akan dibawa sampai di akhirat, alangkah baiknya menjadikan sedekah dan saling ridlo sehingga mudah untuk dicari jalan tengahnya dan tetap rukun bersama warga. Mari kita bersama-sama membangun Kecamatan Pakusari lebih baik, tertib, rukun, kompak dan sejahtera. Dalam pengajian umum LDII, Camat Pakusari berterimakasih kepada LDII yang tidak ikut aksi 112 di Jakarta, lebih baik kita di sini saja untuk merajut tali silaturrohim urusan gejolak di Jakarta sudah ada yang mengurusi, bila ada aspirasi yang mau di sampaikan cukup pada kami saja Insya Allah akan kami teruskan. Kita sebagai sesama muslim semua bersaudara dan terlebih kita sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah satu bangsa yang harus mengedepankan keutuhan bangsa. Sebagai ummat yang beriman tentu saja harus memberikan suritauladan yang baik yang selalu berbuat baik kepada sesama. Mari kita besarkan Islam dengan kaidah-kaidah Islam yang telah diajarkan oleh Rosulullah SAW seperti yang diucapkan Sugiyono “Hubbul Watan Minal Iman” yaitu cinta tanah air itu sebagian dari Iman.

Kapolsek Pakusari: AKP Yuliati
Kapolsek, AKP Yuliati dalam pengajian umum LDII di PC Pakusari mengajak kepada orang tua untuk peduli kepada anak-anak terutama generasi muda dengan memberikan pengawasan yang lebih untuk tidak terpengaruh dengan pergaulan yang tidak baik dan penyalahgunaan narkoba. Dalam pengajian umum itu, kapolsek mengucapkan ra syukur atas kontribusi LDII selalu intensif membina generasi mudanya dengan program trik sukses (alim-mandiri-dan akhlakul karimah). Informasi yang kami dengar dari ibu DPD LDII Kabupaten Jember, Sunardi, LDII senantiasa mengumpulkan generasi mudaya untuk mengaji, itu sangat baik sekali, terang kapolsek yang sebelumnya di Bagop Polres Jember. Yuliati juga mengingatkan jamaah pengajian umum, betapa pergaulan generasi muda saat ini sungguh memprihatinkan, terutama anak-anak usia sekolah. Yang sangat dikuatirkannya adalah penyalah gunaan narkoba dan pengaruh faham radikalisme. Beberapa waktu lalu, ada laporan dari orang tua anaknya terpengaruh faram ISIS, dan setelah dilakukan penyelidikan anak tersebut sudah berada di Surabaya dan berencana akan bergabung dengan ISIS. Dari Jember sendiri sudah tercatat ada 5 anak yang ikut faham radikalisme dan yang dua berhasil diamankan. Sumiyati juga mengingatkan kepada orang tua akan pengaruh gadget dan teman bergaul yang mempengaruhi generasi muda dalam aktifitas negativ seperti pergaulan bebas, minum-minuman keras (oplosan) dan narkoba yang bentuknya bermacam-macam. Peranan masyarakat sangat penting terutama orang tua, ulama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mencegah semua itu. Kapolsek bersama jajarannya di polsek yang hanya 19 anggota di tambah dari koramil yang hanyak berjumlah 11 mustahil untuk dapat mengawasi semua wilayah di Kecamatan Pakusari. Sumiyati juga berharap kepada semua warganya untuk aktif menjaga kampungnya melaui pos kamling seraya mewaspadai pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian hewan ternak (curanwan). Senada dengan yang disampaikan Suryadi, Kapolsek juga berterimakasih kepada LDII yang tidak ikut aksi 112 ke Jakarta.

Danramil Pakusari: Kapten Sugito
Dalam pengajian umum LDII di PC Pakusari, Danramil menegaskan pentingnya menjaga keutuhan NKRI sebagai harga mati. Tau nggak bahwa NKRI harga mati diucapkan pertama kali oleh Gusdur sebelum beliau menjadi Presiden Republik Indonesia. Sejarah telah membuktikan bahwa NKRI merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kita. Di desa Jatian ini ada monumen pahlawan bernama ”Monumen Buya”, seorang pejuang kemerdekaan bernama Bukhari salah satu tentaranya Pahlawan Jember Letkol Sroedji yang gugur melawan Belanda. Sudah menjadi tugas TNI untuk berperang di saat NKRI dalam keadaan perang, di saat negara aman tanpa perang TNI menjaga teritorial dan ketahanan pangan sehingga salah satu tugas kami bersama para petani adalah menjadi pendamping untuk menjaga ketahanan pangan. Sugito mengajak segenap warga, ulama dan tokoh masyarakat baik yang hadir dalam pengajian umum maupun tidak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Baca Juga:

Pendidikan Jurnalistik, Langkah Cerdas LDII Membangun Media Dakwah

Belajar Teknik Wawancara

PENGUATAN MEDIA LDII UNTUK KEMASLAHATAN UMAT

Santri PPM Unggulan LDII Menjadi Lulusan Terbaik UI

PC LDII PATRANG AUDIENSI DENGAN CAMAT, KAPOLSEK, DANRAMIL, DAN LURAH PATRANG

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*