Home > Jember > Jadilah Penerang dengan Tahfidz Quran

Halaqoh Tahfidz Quran

DPD LDII Kabupaten Jember kembali mengumpulkan para generasi pengahafal quran dalam “Halaqoh Tahfidsul Quran” (20/8) di Masjid Al-Manshurin, Patrang-Jember. Halaqoh yang dihadiri enam ratus lima puluh anak usia TK, SD, SMP, SMA dan mahasiswa tersebut sebagai keseriusan LDII membina para penghafal quran di wilayah Jember, kata Sunardi. DPD LDII Kabupaten Jember akan rutin melakukan evaluasi hafalan para tahfidz dari pemula sampai dewasa, lanjut Sunardi dalam laporannya kepada Kepala Kementerian Agama Jember.

Kepala Kemeterian Agama Jember

Kepala Kementrian Agama Jember, M. Fahrurozi dalam sambutannya mengapresiasi dakwah LDII dengan mengumpulkan para tahfiz. Generasi tahfidz adalah aset bangsa yang selain menjadi penerang dalam kehidupan juga menjadi penerang bangsa, tegas M. Fahrurozi.

Halaqoh remaja LDII ini merupakan langkah yang baik dalam rangka pembinaan generasi muda apalagi era sekarang ini banyak generasi yang gagal karena ancaman narkoba, kekerasan dan pengaruh dari budaya asing. Dengan generasi muda dibekali Al-quran, maka generasi muda kita akan terhindar dari pengaruh negatif tersebut. Sedini mungkin kita kenalkan anak-anak kita dengan tilawatil quran sehingga otak mereka menjadi terang dengan hafalan quran. Kepala kemenag Jember tersebut menyampaikan apa yang dilakukan LDII ini adalah hal yang luar biasa. Khususnya dalam pendekatan rohani sehingga kita memiliki aset dan modal pada hari ini dan untuk masa depan. Praktek membumikan Alquran tidak cukup hanya dengan cara melakukan kegiatan pembelajaran semata tetapi lebihpada melakukan praktek membiasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Halaqoh quran ini merupakan lagkah para penghafal quran sebagai bentuk setoran hafalan kepada guru setelah beberapa waktu mereka berusaha mengahaflkan quran. Langkah LDII dalam “Halaqoh Tahfidzul Quran” menjadi agena rutin dua kali dalam setiap tahun, kata ketua halaqoh, ustad Sirojudin. Sirojudin mengaku bangga atas kemajuan para penghafal qur’an yang dengan tertib dan disiplin selalu menambah hafalannya. Tantangan para penghafal quran terutama pada generasi usia sekolah secara umum begitu besar. Dengan kesadaran dan motivasi yang selalu kita berikan kepada mereka, kita dorong mereka dapat memfilter tantangan tersebut.

Peranan dari orang tua dan para ustad juga sangat penting. Dengan ketelatenan dan usaha yang keras dari semua pihak, aset-aset generasi muda ini akan terus kita jaga untuk menjadi teladan menjadi penghafal quran. 

Baca Juga:

Mencari Ridlo Allah, Jauhi Lahan dan Musik

Generus Cinta Al-Quran

Rombong Setan

Ingin Hidup Bahagia? Jadilah Mubaligh

Ayo Menghafal Qur’an

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*