Home > Ilmu > Generasi Unggul dan Cerdas Cinta Al-Quran

Generasi Unggul dan Cerdas Cinta Al-Quran

Generasi Penerus Mengenal Al-Quran

Orang tua yang bijaksana dan cerdas sudah barang tentu menyiapkan dirinya menjadi orang cerdas dan mencari pendamping yang cerdas pula. Berharap generasi penerusnya juga menjadi anak-anak yang cerdas. Termasuk pemimpin bangsa yang bijaksana dan cerdas pasti akan mempersiapkan generasi penerus yang cerdas.

Tidak diragukan lagi bahwa generasi penerus memiliki peran yang sangat penting dalam perjuangan membangun bangsa dan negara, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Termasuk di dalamnya adalah generasi yang berilmu, berkarakter dan faham agama.

Di tangan pemuda yang berilmu, memiliki karakter dan kefahaman agama yang kuat bangsa ini akan menjadi bangsa yang kuat dan jaya. Dengan kefahaman yang kuat dan fisik yang masih sehat serta kecerdasan akal yang dikaruniakan kepadanya, pemuda bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak bisa dilakukan oleh para generasi tua. Tidak heran dulu Bung Karno berkata “Berikan kami 10 pemuda yang kuat dan cerdas, maka akan kami kuasai dunia”.

Rasulullah SAW selalu memberikan perhatian khusus dan sangat mencintai anak-anak dan pemuda dalam menyampaikan risalahnya. Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan mencabutnya sekaligus dari hambaNya, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika Allah tidak lagi menyisakan seorang pun yang alim, maka manusia mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh, ketika mereka ditanya, maka berfatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan.

Menjaga Generasi Penerus dengan Al-Quran

Generasi muda adalah aset terbesar sehingga harus dijaga dengan baik dan memberi bekal yang baik dengan ilmu dan kefahaman agama yang kuat. Potensi mereka akan menjadi kekuatan yang besar dan memberikan kemanfaatan yang besar bagi perjuangan bangsa dan negara. Tentu saja bila kita bisa menjaga mereka dari berbagai pengaruh kerusakan.

Penyebab terbanyak yang menjadikan generasi terkena pengaruh negatif dan terjerumus pada kerusakan adalah lemahnya iman dan kefahaman serta banyaknya waktu luang yang disia-siakan. Cinta Al-Quran akan menjadikan generus lebih banyak menggunakan tenaga, waktu dan pikirannya untuk belajar membaca, menghafal, memahami, menghayati, mengamalkan dan mendakwahkan Al-Quran, sehingga keimanan dan kefahamannya meningkat dan mengurangi kesempatan terjadinya pelanggaran dan masuknya pengaruh-pengaruh buruk kepada mereka.

Menyiapkan Generasi Cinta Al-Quran

Dengan ilmu kita menjadi cerdas, bisa membedakan baik dan buruk, terlebih kita terhindar dari kebodohan. Dengan ilmu, kualitas hidup kita akan menjadi lebih baik.

Cinta Al-Quran akan mendorong generus untuk berusaha menghafalkannya, sabar menghadapi kesulitan-kesulitan dan menganggap kecil segala yang dikorbankan dalam usahanya menghafal Al-Quran.

Orang yang berilmu ditinggikan derajatnya oleh Allah, dimuliakan oleh Allah dengan disebut namanya bersama-sama dengan Allah dan para malaikat. Diunggulkan oleh Nabi Muhammad SAW mengalahkan orang yang ahli ibadah tetapi kurang ilmunya.

Baca Juga:

Ingin Hidup Bahagia? Jadilah Mubaligh

Ayo Menghafal Qur’an

Kami Percaya Ulama

Jambore LDII Jatim

 

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*