Home > Ekonomi > Bahagia Hidup Pecinta kopi
bahagia pecinta kopi

Bahagia Hidup Pecinta Kopi

Arief Iswanto, pemerhati lingkungan, pertanian dan perkebunan

Bicara Kopi

Bicara kopi tentu tidak bisa melupakan negara kita tercinta “Indonesia”, karena Indonesia adalah penghasil kopi terbesar nomer tiga di dunia. Namun, jika pertanyaannya negara mana yang paling banyak mengkonsumsi kopi per orang per tahun, jawabnya urutan ketiga terbanyak peminum kopi di dunia, bukan negara kita. Dan, ternyata urutan ketiga adalah Islandia, serta Islandia adalah salah satu dari sepuluh negara peminum kopi terbanyak di dunia, yang tidak memiliki kebun kopi secuilpun. Hebatnya lagi, Islandia merupakan peringkat ketiga pula yang terbahagia kehidupan warganya di dunia (World Happiness Report, 2017). Rata-rata setiap warga Islandia mengkonsumsi 9,0 kg kopi per tahun.

Relevansi Kopi

Selanjutnya, apabila membicarakan relevansi minum kopi dan kehidupan berbahagia, warga Norwegia sebagai peminum kopi terbanyak kedua di dunia (9,9 kg/kapita/tahun) menempati urutan pertama kehidupan terbahagia di dunia. Sedangkan Denmark, sebagai peringkat kedua negara terbahagia di dunia, menempati ranking keempat sebagai peminum kopi terbanyak per tahunnya. Bandingkan dengan warga Indonesia yang rata-rata hanya mengkonsumsi 1,6 kg kopi per tahunnya, di urutan ke 79 sebagai negara berkehidupan terbahagia, dan diluar daftar 20 besar peminum kopi terbanyak di dunia. Apakah ini menunjukkan bangsa Indonesia dikategorikan tidak bahagia, karena warganya hanya sedikit minum kopi, tentu sulit menjawabnya.
Lalu, apakah fenomena minum kopi dan tingkat kebahagian seseorang karena kebetulan, atau ada faktor lain yang terkandung pada seduhan bubuk kopi, mari kita ulas apa khasiat kopi secara umum dan khasiatnya minum kopi.
Kopi terasa enak, segar, dan meningkatkan stamina karena kafeinnya. Dengan kata lain kopi sama dengan kafein. Maka terasa aneh jika ada kopi tanpa kafein. Kafein ditengarai dapat meningkatkan daya ingat, mampu membakar lemak tubuh, mencegah kanker kulit, dan menyuburkan sperma. Serta, pada batas-batas tertentu, coffee makes the drinkers keep awake, stay alert and workolic, sehinga tidak heran kalau leluhur kita umumnya kuat begadang, dan memiliki anak turun relatif banyak. Dengan sederetan kebaikan diatas maka tidaklah keliru peminum kopi merasa segar, sehat, waras, kuat, serta bisa bermanfaat bagi yang memerlukan tenaga dan pikirannya, yang akhirnya si pencinta kopi atau coffee lovers senantiasa merasa jiwanya bahagia.
Berikutnya, boleh jadi terkait kondisi cuaca negara-negara Skandinavia yang cenderung selalu dingin sepanjang waktu, membuat negara Finlandia (12 kg kopi/orang/tahun) menyabet gelar sebagai negara terbesar dalam urusan konsumsi kopi. Termasuk negara-negara Skandinavia lainnya mengikuti, seperti Norwegia, Islandia, Denmark, dan Swedia. Bayangkan kita yang sedang di Puncak Kahyangan, Puncak Waimena, di gunung Kerinci, atau di areal wisata Rembangan, woow nikmatnya minum kopi di udara segar nan dingin.
Sebagai penutup, andaikan konsumsi per kapita kopi per tahun warga Indonesia meningkat menjadi 3 kilogram saja, maka diperlukan tambahan konsumsi kopi dari separuh jumlah penduduk Indonesia yang diasumsikan minum kopi, hitungannya adalah (3,0 – 1,6) kilogram dikalikan (0,5 kali 250.000.000) sama dengan 175.000.000 kg atau tambahan konsumsi 175 ribu ton kopi per tahunnya. Meningkat konsumsi kopinya meningkat pula kesyukuran dan ibadahnya, itulah sejatinya bahagia. Akhirnya, semangat nyeruput kopi saat berbuka puasa tiba.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*